Friday, October 5, 2018

Italy

B. ITALY

So, setelah kita menghabiskan beberapa hari di Jerman (rute pertama, ke taman bunga, Dusseldorf shopping center di mana kalian bisa beli branded stuff dan berenang), hari minggunya kita terbang ke Italy menggunakan domestic flight yaitu Alitalia. Harganya cukup affordable dan nyaman, cuma pesawatnya agak kecil. Perjalan dari Dusseldorf, Germany ke Rome, Italy memakan waktu 2 jaman kurang lebih. Kebetulan di Rome, kami menginap di sebuah biara yang terletak di sebrang Colosseum. Tempatnya sangat strategis. Biaranya sangat sangat enermous, dan cantik. Hanya saja di dalam biaranya terlalu banyak lorong, jadi sangat memungkinkan untuk tersesat.😂  jd ak ga pernah sih melanglang buana sendirian jalan2 di biara. Oh well, kita tinggal di biara bukan berati gratis loh. Ada bayarannya per malam, dan karna itu biara jadi kalo mau nyumbang, boleh banget. 

Oh ya, jadi di Rome itu rute yang seharusnya kami kunjungi adalah: 
- Trevi Fountain
- Piazza Navona, Venezia
- Pantheon
- Colosseum 
- Vatican Museum 

Tapi kita ada drama di Rome, di hari pertama kita mendarat. Ceritanya kita uda book dan pay online untuk rent car di Rome. Pengambilan mobil di Rome, Italy dan akan dikembalikan di Paris, France. Di terms and conditions tidak disebutkan bahwa untuk rent car di europe dibutuhkan 2 driving license, yaitu local dan international. Karna gada di TnC, dan mengingat dulu di Filipin dan di New Zealand hanya dibutuhkan sim inter, maka sim lokal ditinggal di rumah. 

 Kebetulan company penyewaan mobil yg kita pake itu American Company, bukan Europe. Jadi ketika kita mau ambil mobil, kita harus menghubungi third party yaitu hert. Karna company itu merger dgn hertz. Singkat cerita setelah berargumen begitu panjang dan melelahkan, kita ga bisa ambil mobil itu padahal kita uda bayar lunas. Akhirnya sibuk telp company untuk minta dibatalkan. Refund. Karna emang uda bener2 ga bisa nyewa. Mau diapain lagi. Kita uda minta cara lembut sampe keras buat dapetin itu mobil dan uda dijelasin kalo kita ga bawa sim lokal karna TIDAK ADA di term and conditions . Dan mereka butuh fisik. Tadinya kita bargain buat kasi soft copy kaya foto or apa tapi mereka butuh sim fisik, dan itu ga mungkin ada karna simnya ada di brankas rumah in law dan gada org yg bs ambil. Apalagi itu jauh di Indonesia. Akhirnya stelah telp minta refund, mereka bilang mesti proses bla bla panjang kali ribet kali mahal. Karna pulsa dr europe ke us itungannya uda euro. Oh well, in a while ak sama frater (yan kebetulan nemenin kita. Frater indonesia yang ditugaskan di roma) bolak balik nanya car rental company lain, siapaaaa tauuuu aja ada ya g cuma butuh international license, akhirnya setelah keliling2, syukurlaaaaahhhh ada yg bs nyewain without sim lokal, tapi bs diambilnya besok. 😌😌

Kalo ditanya kenapa kita insist banget sewa mobil dan bukannya naik public trans? Simply karna dari awal plan kita sewa mobil dan bukan naik public trans karna setelah diitung EuroRail buat berempat sama uang sewa mobil + gasoline + uang tol ujungnya sama aja. 
Karna dari awal kita ud blg k org tua untuk sewa mobil, jadi mereka uda terlanjur bawa barang yg culup banyak. Makanan, rice cooker, termasuk wheel chair dsb. Jadi ga mungkin kita all of sudden naik public trans, karna barang segitu banyak mau ditaro dimana? Dan bakal repotttt bangettt, karna kita mesti banyak jalan, dan gonta ganti bus, tram , kereta sementara bawa barang begitu banyak dan akan susah buat wheel chair. 

Jadi pada hari itu karna gada mobil, jadi kita keliling Rome dengan kaki dan bus. 
Frater mengajak kami keliling ke beberapa gereja di Roma yang sangat cantik, dan yah..kita pergi ke Trevi Fountain, chaos dan crowded as always. Dan yah cukup panas di Italy. Kala itu sekitar 26C. Cukup panas dibanding di Jerman yang suhunya sekitar 16-20C. 
Karna berhubung lelah karna uda banyak jalan, panas, crowded dsb, one of my in law decide buat take a nap aja, jadi kita pulang, plan to piazza was cancelled dan malemnya ke colosseum. Colosseum cukup cantik loh di malam hari, kita foto dr luar, jd kita ga bayar entrance fee sm sekali. 
Tahun 2009 uda pernah pergi ke sini cuma in day light dan jaman masih cupu tapi ikut sm tur jadi experience nya completely different. 
Anw di deket Trevi Fountain ada gelato yang enak dan cukup terkenal lohh selama beberapa dekade. 

Kita makan di sana mix, jadi biasa sekali masak dan sekali cobain local food. Kebetulan ak sm hubby suka banget explore local food, in the other hand..in laws ga gitu suka coba2 local foods, mereka lebi prefer makan masakan rumah yang mereka uda get used to, jd my in law biasa selalu masak buat siang or malem. Dan itu oke banget loh. Karna kita bs keep healthy, dan bisa menghemat budget juga. Apalagi ingredients disana fresh2 dan beraneka ragam. :) 

Kebetulan sebelum pergi, selain kita uda urus akomodasi etc etc, kami juga uda list restoran2 rekomendasi based on trip advisor, or lonely planet, cuma kadang kita ga bs tentuin sesuai apa yang kita mau on the spot karna situasi dan keadaan, moreover kalo misal kita bawa orang tua, ga enak kalo mesti minta mereka buat nunggu kita cari2 alamat sementara mereka kelaparan. Jadi yah kalo traveling, kita mesti berusaha legowo dan let it flow aja karna kita gatau apa yang terjadi pada saat itu. 

Kita ada coba resto Italy namanya I CLEMENTINI. 
For review you can check my Instagram: @veronicawidya88 and #verochanfoodiaries 

Tempatnya cozy cuma unfortunately ini kaya the worst restaurant selama di europe. Gamau bilang ga enak, karna mungkin beda selera sm org lokal. Cm rasanya off banget menurut aku. 

C. Vatican
Besoknya kita pergi ke Vatican, Vatican itu adalah negara yang berada di dalam kota Roma. Menarik ya kan? Tempat Pope atau Paus (pemimpin Gereja katolik tertinggi di seluruh dunia), ak sendiri waktu 2009 ke sini ga pernah ngeliat Paus, jadi rasanya agak merinding mau liat Paus dengan mata kepala sendiri, walo jauh banget dan mesti pake teropong. 
Perjalanan dari central city of Rome ke Vatican naik mobil sekitar 20 mins. 

Oh ya, karna di Italy super panas, jangan lupa pake sunblock, bawa payung or topi karna kulit bs kebakar loh. Ciyuss. 

Jadi di Vatican, nyari parkir susah banget ajubile.
Sekalinya ada parkir kosong, itu buat disabled. Kita uda seneng banget bisa parkir di situ karna kita kan bawa wheel chair, emang ini parkir khusus buat orang yang berkebutuhan khusus eh taunya ternyata mesti pake sticker yang ditempel di mobil buat menandakan emang ini mobil org disabled. We didnt have the sticker and had no idea where to get that jadi kita decide buat cari tempat parkir lain. Ckck. 
Akhirnya setelah 40 mins ketemu! 

Buat masuk aja kita mesti antri cukup panjang, dan banyak banget pemeriksaan, pas mau masuk St Peter Square juga mesti antri lagi. Untung in laws dapet akses khusus bisa langsung masuk karna disabled. Ak dan hubby ikutan antri. Setelah masuk, nunggu cukup lama sampe akhirnya Paus menampakkan diri dan doa angelus yang ada hanya pada hari minggu jam 12 siang. Rasanya amazed bisa liat jutaan orang dari berbagai negara dan bisa ngeliat paus secara langsung walo tetep pake teropong biar bisa liat sedikit lebih jelas, cuma tetep aja bisa ngeliat langsung. 

Setelah selesai, kita foto2 lalu antri lagi menuju St Peter Basilica. For me, St Peter Basilica adalah gereja terindah yg ak pernah liat seumur hidup. Masuk lagi kesana ternyata ak tetep amazed. Bagus banget banget dan megah banget bikin ak berasa cuma semut di situ, ga habis pikir orang bisa bikin gereja sebagus itu di 1506. Abad ke 16. Ga kebayang. Liat betapa tinggi ceiling nya, dan yang lebih kerennya lagi smua painting di ceiling dsb dilukis sm Michael Angelo. Jaman segitu ga kebayang org bs paint segitu banyak, segitu tinggi dan begitu detail. 
Anw buat org katolik wajib banget ke sini.  Bener2 worthed, buat kristiani atau agama lain kalo mau liat juga boleh banget. Bener2 ga nyesel. 

Abis dari Vatican, kita lunch di TRATTORIA CIAO ITALIA, makanan italy yg cukup oke, ga sampe enak gimana cuma aku jauh lebi suka ini daripada IClementini. Walo tempatnya lebi casual dari Iclementini. 


Sedikit info atas tempat2 yg dikunjungi di Rome:

A. Colosseum
Op (Opening Hours) : 08.30-19.15 everyday
EF (Entrance Fee) : 12 € + 2€ for reservation 

B. Pantheon
Op: 08.30 - 19.15 Mon- Sat; 09.00-17.45 on Sun
EF: FREE 

C. Piazza Navona , Piazza Venezia
FREE AND OPEN FOR PUBLIC

D. Trevi Fountain
FREE AND OPEN FOR PUBLIC

E. St Peter Basilica (Vatican) 
https://www.rome.net/st-peters-basilica

https://www.tripadvisor.in/ShowUserReviews-g187793-d631111-r128201830-St_Peter_s_Basilica-Vatican_City_Lazio.html
Op: 07.00 - 19.00
EF: FREE

F. Vatican Museum (Vatican) 
Op: 09:00 - 18:00 Mon - Sat
Sunday is close
Last Sunday of the month: 09:00 -14:00 (Free)
EF: 17€ + 4€ for reservation fee












No comments:

Post a Comment